Senin, 19 November 2007

hati-hati jadi mukmin musyrik!!!

وَمَا يُؤْمِنُ أَكْثَرُهُمْ بِاللّهِ إِلاَّ وَهُم مُّشْرِكُونَ

Sebagian besar dari mereka tidak beriman, melainkan dalam keadan mempersekutukan Allah (dan bukan iman yang murni).


1. Imam Ridha berkata, “Syirik dalam ayat ini bukan kufur ataupun menyembah berhala tapi adalah memperhatikan selain Tuhan.[1] Dinukil dari Imam Shadiq as yang berkata, “Syirik manusia lebih halus dan tersembunyi daripada gerakan semut htam di atas batu hitam di malam hari.” Imam Baqir as berkata, “Manusia ketika beribadah bertauhid tapi ia juga melakukan syirik dengan menaati selain Tuhan.” Dalam riwayat lain kita juga membaca bahwa yang dimaksud dengan dengan syirik di dalam ayat ini adalah syirik nikmat .Seperti seorang manusia berkata, “Si fulan sangat banyak membantu saya. Kalau tidak ada ia, maka hancurlah saya.” Dan sejenis itu.[2]

Ciri-ciri Mukmin yang muklish

1. Dalam berinfak mereka tidak mengharapkan upah dan ucapan terimakasih. (Kami tidak mengharapkan dari kalian upah dan ucapan terimakasih).

2. Dalam ibadah, ia hanya menyembah Tuhan tidak yang lain lagi.

3. Dalam tablig ia hanya mengharapkan upah dan pahala dari Tuhan saja. (Pahalaku dari Allah saja).

4. Dalam pernikahan, ia tidak takut miskin dan dengan bertawakal kepada janji dan Tuhan, ia menikah. (Jika kalian miskin, Allah akan memberi kecukupan kepada kalian).

5. Dalam bergaul dan bermasyarakat dengan orang-orang, ia hanya mengharapkan ridha Tuhan saja.(katakanlah Allah kemudian tinggalkan mereka).

6. Dalam peperangan dan menghadapi musuh (Ia tidak takut kepada siapapun dan hanya takut kepada Allah).

7. Dalam mencintai tidak ada lagi yang paling dicintai selain Allah (dan orang-orang yang beriman sangat mencintai Allah).

8. Dalam berniaga dan mencari usaha, ia tidak melupakan Tuhan (Ia tidak dilalaikan oleh perniagaan dan perdagangan untuk mengingat Allah)

Tanda-tanda mukmin musyrik

1. Ia mengharapkan kemuliaan dari orang lain (Apakah mereka mengharapkan kemuliaan dari mereka).

2. Dalam amal, ia mencampurkan antara yang baik dan yang tidak baik. (Mereka mencampurkan antara amal yang baik dan buruk).

3. Dalam bermasyarakat, ia selalu menjadi fanatis. (setiap kelompok menjadi bangga dengan apa yang ada di sisi mereka).

4. Dalam ibadah tidak tawajuh dan riya (Mereka yang lalai dalam shalat mereka dan yang ingin dilihat orang).

5. Dalam peperangan, ia takut kepada manusia (mereka takut kepada manusia seperti takut kepada Allah).

6. Dalam berdagang dan urusan-usuan duniawi ia senang mendapatkan penghasilan yang berlebihan dan melimpah.(harta yang banyak telah melalaikan kalian).

7. Dalam memilih antara agama dan dunia, mereka mengambil dunia dan meninggalkan para nabi. (Jika mereka melihat perdagangan atau permainan, mereka bubar untuk menuju kepadanya dan mereka meninggalkanmu).

Pesan

Iman memiliki martabat-martabat. Iman murni adalah iman yang tidak dicampuri dengan kesyirikan (mereka tidak beriman kecuali dalam keadaan mempersekutukan Tuhan)***



[1] Tafsir Amtsal.

[2] Tafsir Al-Amtsal.

Tidak ada komentar: