Senin, 19 November 2007

jadilah ahli syukur

Syukur

1- Syakur adalah manusia yang banyak bersyukur. Syakur adalah salah satu sifat Allah, karena Allah memberi pahala yang sangat banyak kepada manusia yang beramal baik. Untuk satu kebaikan Tuhan memberikan pahala 10 kali lipat atau 700 kali lipat tanpa perhitungan. Nabi Nuh as setiap pagi dan malam mengucapkan syukur kepada Allah dengan kalimat-kalimat yang khusus.

2- Martabat-martabat syukur : syukur hati, syukur lisan, syukur amal. Syukur hati adalah mengakui nikmat-Nya, meyakini-Nya semua anugerah kenikmatan berasal dari-Nya dan yang lain hanyalah perantara saja. Kita juga tetap menyukurinya meskipun beban penderitaan dan musibah yang menimpa diri kita. Sayidah Zainab yang mencicipi semua kepahitan dan neraka derita, malah mengatakan kepada pemerintaan Bani Umayah bahwa yang aku lihat hanyalah keindahan. Memang benar dalam melintasi perjalanan hidup, semua milik tuhan adalah indah sesuai posisi dan porsinya, kendatipun kita tidak turut menikmatinya. Bagi orang dewasa selai dan manisan adalah indah demikian pula cabe, dan bawang padahal kalau makanan itu diletakan di depan anak kecil, manisan baginya indah, tapi cabe menjadi jelek. Syukur lisan adalah mengucapkan alhamdulillah rabbil alamin. Syukur amali adalah memanfaatkan nikmat
Tuhan sesuai dengan kehendak-Nya. Misalnya, kalau kita makan kita manfaatkan energi yang berasal dari makanan itu untuk melakukan perbuatan-perbuatan baik.

3- Syukur kepada Allah Swt akan menambah nikmat. Syukut kepada Allah Swt adalah metoda untuk menghindari gangguan syetan. Karena Syetan telah berjanji kepada Allah Swt bahwa ia akan menyesatkan manusia dari segala arah, sebab kebanyakan manusia bukan ahli syukur. Manusia yang tidak bersyukur akan terjebak dalam jerat syetan.

Tidak ada komentar: