Minggu, 19 Oktober 2008

sakit hati spiritual

Rasa sakit hati secara mental atau spiritual lebih menyakitkan dari pada disakiti secara fisik. seseorang yang dianggap berbeda dan diperlakukan secara diskriminatif, diasingkan, akan merasa kesakitkan luar biasa dibandingkan ia misalnya dipukuli. Di dalam masyarakat jika ada tokoh muda atau ustad muda yang bergaul dengan cara yang kikuk dan ia tidak bisa mencair dengan siapa saja,maka pasti ada yang terluka hatinya walaupun, ia tidak melukai dan tidak bermaksud menghina orang itu. Cara ia bersikap saja sudah merupakan sebuah perlakuan. Karena itu pentingnya pengalaman bergaul dengan memperlakukan oranglain dengan cinta dan tanpa pamrih.

Cinta kadang-kadang memang tidak masuk akal, karena cinta menyatu dengan kosmis.
Demikian juga dengan kebahagiaan, kebahagiaan spiritual lebih dahsyat dari kebahagiaan fisik. tapi itu konon hanya bisa difahami oleh ahlinya dan orang-orang yang masih tenggelam dalam kenikmatan dunia,tidak akan bisa merasakannya,bahkan menganggap mustahil.

Tidak ada komentar: