Senin, 19 November 2007

kontemplasi tentang konsep-konsep filsafat

apa yang kita pikirkan tentang eksistensi dan esensi? ke-ada-an dan ke-apa-an? mengapa ke-ada-an begitu fundamental, padahal yang riil itu yang terlihat, riil? eksistensi mendasari, atau menciptakan? mengapa tidak dibedakan eksistensi? apa itu esensi? ketika di dunia eksternal ia bercampur dengan aksiden, dan ketika di mind ia pure, si subyek bisa mempersepsi esensi dan juga bisa mempersepsi eksistensi.

lalu ada juga tentang hubungan pikiran dan dunia eksternal. bagaimana kategori hubungan itu? mind kah yang menciptakan eksternal reality, ataukah karena dipikirkan maka ia ada?

terlalu klasik ide-ide pikiran filsafat islam itu, sehingga ia tidak membumi lagi? mengapa sibuk dengan isue-isue metafisika dan bukan dengan perubahan sosial? ambigukah teks itu? bukankah isue sehari-hari juga bisa difilsafatkan? seperti :

Tidak ada komentar: